Wednesday, May 22, 2013

Jangan hidup dalam masa lalu yang kelam

Jangan Pernah Hidup Dalam Masa
Lalu Yang Kelam
Jangan pernah hidup dalam mimpi buruk masa lalu, atau
di bawah payung gelap masa silam.Selamatkan diri Anda
dari bayangan masa lalu!Apakah Anda ingin
mengembalikan air sungai ke hulu, matahari
ketempatnya terbit, seorok bayi ke perut ibunya, air susu
ke payudara sang ibu, dan air mata ke dalam kelopak
mata? Ingatlah, keterikatan Anda dengan masa lalu,
keresahan Anda atas apa yang telah terjadi padanya,
keterbakaran emosi jiwa Anda oleh api panasnya, dan
kedekatan jiwa Anda pada pintunya, adalah kondisi yang
sangat naif, ironis, memprihatinkan,dan sekaligus
menakutkan.
Membaca kembali lembaran masa lalu hanya akan
memupuskan masadepan, mengendurkan semangat, dan
menyia-nyiakan waktu yang sangatberharga. Dalam al-
Qur’an, setiap kali usai menerangkan kondisi suatu
kaumdan apa saja yang telah mereka lakukan, Allah
selalu mengatakan, “Itu
adalah umat yang lalu.” Begitulah, ketika suatu perkara
habis, maka selesaipula urusannya. Dan tak ada gunanya
mengurai kembali bangkai zamandan memutar kembali
roda sejarah.
Jika kamu berada di
pagi hari, janganlah menunggu sore tiba.inilah yang akan
Anda jalani, bukan hari kemarin yang telah berlalu
dengan segala kebaikan dan keburukannya, dan juga
bukan esok hari yang belum tentu datang. Hari yang saat
ini mataharinya menyinari Anda, dan siangnya
menyapa Anda inilah hari Anda. Umur Anda, mungkin
tinggal hari ini. Maka, anggaplah masa hidup
Anda hanya hari ini, atau seakan-akan Anda dllahirkan
hari ini dan akan mati hari ini juga. Dengan begitu, hidup
Anda tak akan tercabik-cabik diantara gumpalan
keresahan, kesedihan dan duka masa lalu dengan
bayangan masa depan yang penuh ketidakpastian dan
acapkali menakutkan Aku hanya akan hidup hari ini,
maka aku akan mengucapkan, “Wahai masa lalu yang
telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti
mataharimu. Aku tak akan pernah menangisi
kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku
termenung sedetik pun untuk mengingatmu. Kamu telah
meninggalkan kami semua, pergi dan tak pernah kembali
lagi.”
“Hari ini milik Anda”, adalah ungkapan yang paling indah
dalam “kamus kebahagiaan”. Kamus bagi mereka yang
menginginkan kehidupan yang paling indah dan
menyenangkan.
{Padahal tidak ada seorang pun memberikan suatu
nikmat kepadanya yang harus dibalasnya. Tetapi (dia
memberikan itu semata-mata) karena mencari
keridhaan Rabb-nya Yang Maha Tinggi. Dan kelak dia
benar-benar mendapat kepuasan.}
(QS. Al-Lail: 19-21)

No comments:

Post a Comment